Mabuk perjalanan dapat membuat perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi pengalaman tidak nyaman. Pusing, mual, keringat dingin, sakit kepala, hingga muntah dapat muncul saat bepergian menggunakan mobil, bus, kapal, kereta, maupun pesawat.
Keluhan ini bisa dialami siapa saja, tetapi anak-anak dan orang yang memiliki riwayat migrain atau gangguan keseimbangan dapat lebih mudah mengalaminya. Kabar baiknya, risiko mabuk perjalanan dapat dikurangi melalui pemilihan tempat duduk, posisi tubuh, pola makan, istirahat, dan penggunaan obat yang tepat.

Apa Penyebab Mabuk Perjalanan?
Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima informasi yang tidak sesuai dari mata, telinga bagian dalam, dan bagian tubuh yang membantu mengatur keseimbangan.
Sebagai contoh, ketika berada di dalam mobil, telinga bagian dalam merasakan bahwa tubuh sedang bergerak. Namun, mata yang fokus membaca buku atau melihat layar ponsel seolah memberi sinyal bahwa tubuh sedang diam. Perbedaan informasi tersebut dapat memicu pusing, mual, keringat dingin, dan muntah.
Gejala biasanya muncul secara bertahap. Seseorang dapat mulai merasa tidak nyaman di perut, mengantuk, menguap, pucat, berkeringat, kemudian mengalami mual dan muntah.
Cara Mencegah Mabuk Perjalanan
1. Pilih posisi duduk dengan guncangan lebih sedikit
Posisi duduk dapat mempengaruhi seberapa kuat tubuh merasakan pergerakan kendaraan. Pilih tempat yang memungkinkan Anda melihat arah perjalanan sekaligus mengurangi guncangan.
Saat naik mobil, orang dewasa dapat memilih kursi depan apabila aman dan diperbolehkan. Ketika naik kapal, pilih area tengah kapal yang gerakannya relatif lebih stabil. Di pesawat, tempat duduk di sekitar bagian sayap umumnya mengalami pergerakan lebih sedikit dibandingkan bagian belakang.
Untuk perjalanan darat, usahakan duduk menghadap ke arah kendaraan bergerak. Hindari duduk membelakangi arah perjalanan apabila posisi tersebut mudah memicu mual.
2. Lihat ke depan atau ke arah cakrawala
Menatap jalan di depan atau objek yang relatif tetap, seperti cakrawala, membantu menyelaraskan informasi yang diterima mata dengan gerakan yang dirasakan tubuh.
Saat berada di kapal, cobalah melihat garis cakrawala. Ketika naik mobil atau bus, arahkan pandangan ke jalan di depan, bukan ke kendaraan atau objek yang bergerak cepat di samping.
Bila mulai merasa pusing, tutup mata sejenak dan jaga posisi kepala tetap stabil. Berbaring telentang juga dapat membantu sebagian orang karena mengurangi gerakan kepala.
3. Hindari membaca dan melihat layar
Membaca buku, membalas pesan, menonton film, atau bermain gim selama perjalanan dapat meningkatkan konflik antara penglihatan dan sistem keseimbangan.
Ketika mata fokus pada layar yang terlihat diam, telinga bagian dalam tetap mendeteksi pergerakan kendaraan. Karena itu, simpan ponsel ketika tanda awal mabuk perjalanan mulai muncul.
Untuk mengalihkan perhatian anak, ajak berbicara, bernyanyi, atau mendengarkan musik. Cara ini lebih aman daripada membiarkan anak terus melihat layar selama kendaraan bergerak.
4. Jaga posisi kepala tetap stabil
Gerakan kepala yang terlalu banyak dapat memperburuk gejala. Sandarkan kepala pada kursi dan usahakan tubuh menghadap ke arah perjalanan.
Hindari sering menunduk, menoleh ke samping, atau mencari barang di dalam tas ketika kendaraan sedang bergerak. Gunakan bantal leher bila diperlukan untuk membantu menjaga posisi kepala.
5. Hirup udara segar
Udara pengap, panas, bau kendaraan, parfum, asap rokok, atau aroma makanan yang kuat dapat memperburuk rasa mual.
Buka jendela kendaraan apabila memungkinkan dan aman. Nyalakan pendingin udara atau arahkan ventilasi ke wajah. Saat menempuh perjalanan panjang, berhentilah secara berkala untuk berjalan ringan, minum, dan menghirup udara segar.
Di kapal, berada di area terbuka sambil melihat cakrawala dapat membantu. Namun, tetap perhatikan keamanan dan ikuti petunjuk awak kapal.
6. Atur pernapasan secara perlahan
Pernapasan yang teratur dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Tarik napas perlahan melalui hidung, tahan sebentar, kemudian keluarkan dengan tenang.
Fokuskan perhatian pada ritme pernapasan normal. Hindari bernafas terlalu cepat karena dapat memperparah pusing dan rasa tidak nyaman.
Teknik pernapasan lebih efektif jika dilakukan sejak tanda awal muncul, bukan setelah mual menjadi berat.
7. Cukup tidur sebelum berangkat
Kurang tidur dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami mabuk perjalanan. Usahakan mendapatkan waktu istirahat yang cukup pada malam sebelum keberangkatan.
Hindari memaksakan perjalanan ketika tubuh sangat lelah. Jika perjalanan berlangsung lama, jadwalkan waktu istirahat yang cukup dan jangan mengemudi ketika mengantuk.
8. Hindari makan terlalu banyak
Makan berat, makanan sangat pedas, berminyak, atau berlemak sebelum perjalanan dapat memperburuk mual pada sebagian orang.
Pilih makanan ringan dalam porsi wajar sebelum berangkat. Hindari makan berlebihan, tetapi jangan pula membiarkan perut kosong terlalu lama apabila hal tersebut justru membuat Anda mual.
Bawa air minum dan camilan sederhana seperti biskuit tawar. Minumlah sedikit demi sedikit dan hindari konsumsi alkohol sebelum maupun selama perjalanan.
9. Hindari rokok dan alkohol
Nikotin dan alkohol dapat meningkatkan risiko atau memperburuk gejala mabuk perjalanan. Alkohol juga dapat memperkuat efek kantuk dari beberapa obat anti mabuk.
Hindari merokok di dalam kendaraan dan jauhi asap rokok apabila aromanya memicu mual. Pengemudi harus sepenuhnya menghindari alkohol dan obat yang menyebabkan kantuk.
10. Gunakan obat sebelum gejala muncul
Obat mabuk perjalanan umumnya bekerja lebih baik jika diminum sebelum kendaraan mulai bergerak. Salah satu obat yang sering digunakan adalah dimenhydrinate, tetapi pilihan obat harus disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, obat lain yang sedang dikonsumsi, dan petunjuk pada kemasan.
Jangan menunggu sampai muntah berat karena penyerapan obat minum dapat terganggu ketika gejala telah berkembang. Tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai waktu konsumsi yang tepat.
Obat anti mabuk dapat menimbulkan kantuk, mulut kering, gangguan koordinasi, atau pandangan kabur. Karena itu, obat tersebut tidak boleh dikonsumsi oleh pengemudi atau orang yang akan mengoperasikan mesin.
Jangan menggabungkan obat anti mabuk dengan alkohol. Orang yang sedang hamil, menyusui, berusia lanjut, memiliki glaukoma, gangguan berkemih, kejang, gangguan pernapasan, atau mengonsumsi obat lain sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Cara Mencegah Mabuk Perjalanan pada Anak
Anak dapat mengalami mabuk perjalanan meskipun belum mampu menjelaskan keluhannya dengan jelas. Tanda awalnya dapat berupa pucat, menguap, berkeringat, gelisah, kehilangan nafsu makan, atau tiba-tiba menjadi pendiam.
Ajak anak melihat jalan di depan, mendengarkan musik, bernyanyi, atau berbicara. Hindari memberikan buku, ponsel, atau tablet selama kendaraan bergerak. Pastikan sirkulasi udara baik dan berhentilah secara berkala pada perjalanan panjang.
Jangan memberikan obat dewasa dengan mengurangi dosis sendiri. Obat harus sesuai dengan batas usia dan dosis pada kemasan atau anjuran dokter. Dimenhydrinate tidak boleh diberikan kepada anak di bawah dua tahun kecuali atas instruksi dokter.
Beberapa antihistamin juga dapat menyebabkan kantuk berat atau justru membuat anak menjadi gelisah dan hiperaktif. Oleh sebab itu, konsultasikan pemilihan obat dengan dokter atau apoteker sebelum perjalanan.
Apakah Jahe Efektif Mencegah Mabuk Perjalanan?
Jahe dalam bentuk minuman, permen, biskuit, atau suplemen sering digunakan untuk mengurangi mual. Sebagian orang merasa terbantu setelah mengkonsumsinya.
Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas jahe untuk mencegah mabuk perjalanan masih lemah dan tidak konsisten. Jahe sebaiknya dianggap sebagai pilihan tambahan, bukan pengganti strategi utama seperti melihat cakrawala, menghindari layar, menjaga kepala tetap stabil, dan menggunakan obat yang tepat bila diperlukan.
Hal serupa berlaku untuk gelang akupresur. Produk tersebut mungkin terasa membantu bagi sebagian orang, tetapi hasil penelitian belum menunjukkan manfaat yang konsisten.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Mulai Mabuk?
Ketika tanda awal muncul, segera hentikan aktivitas membaca atau melihat layar. Arahkan pandangan ke jalan atau cakrawala, sandarkan kepala, hirup udara segar, dan atur napas secara perlahan.
Jika memungkinkan, hentikan perjalanan untuk beristirahat. Minum air sedikit demi sedikit agar tubuh tetap terhidrasi. Jika muntah berulang, perhatikan tanda kekurangan cairan seperti mulut kering, lemas, pusing, dan jarang buang air kecil.
Jangan memaksakan diri melanjutkan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, terutama mengemudi.
Keunggulan Blooming Health Care
| Aspek | Blooming Health Care (home care) | RS / Klinik Konvensional | Aplikasi Telemedicine | Klinik Kecantikan / Wellness |
| Tempat layanan | Datang ke rumah/kantor pasien + ada tempat praktek | Pasien datang ke faskes | Konsultasi online; tindakan fisik via mitra | Pasien datang ke klinik |
| Cakupan layanan | Konsultasi dokter umum, vaksin dewasa & anak, suntik/infus vitamin, MCU dasar, kecantikan | Paling lengkap: IGD, spesialis, rawat inap, lab kompleks, operasi | Konsultasi & resep jarak jauh; sebagian tes lab ke rumah; tindakan fisik terbatas | Fokus estetika + sebagian infus vitamin |
| Antre / waktu | Tanpa antre, tim datang ke lokasi | Sering antre panjang | Cepat untuk chat; tindakan perlu jadwal mitra | Perlu booking & datang |
| Konsultasi sebelum tindakan | Pemeriksaan/konsultasi medis gratis dulu | Umumnya berbayar terpisah | Online, gratis/berbayar tergantung platform | Tergantung klinik |
| Paling cocok untuk | Vaksin keluarga, booster imun, MCU rutin, pemulihan, lansia & orang sibuk | Kondisi serius/darurat, butuh spesialis atau rawat inap | Keluhan ringan, butuh resep cepat, konsultasi awal | Perawatan kecantikan/estetika |
| Keterbatasan utama | Bukan untuk gawat darurat atau kondisi berat yang butuh fasilitas RS, spesialis, & lab kompleks | Kurang praktis, butuh waktu & mobilitas | Tak bisa tindakan fisik langsung; diagnosis terbatas tanpa pemeriksaan langsung | Cakupan medis umum sempit |
FAQ tentang Mabuk Perjalanan
Apakah mabuk perjalanan termasuk penyakit berbahaya?
Mabuk perjalanan umumnya tidak berbahaya dan biasanya membaik setelah pergerakan berhenti. Namun, muntah berulang dapat menyebabkan kekurangan cairan, terutama pada anak, lansia, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Kapan obat mabuk perjalanan sebaiknya diminum?
Obat umumnya lebih efektif jika dikonsumsi sebelum perjalanan dimulai. Waktunya berbeda menurut jenis obat sehingga perlu mengikuti petunjuk pada kemasan atau arahan dokter dan apoteker.
Apakah pengemudi boleh minum obat anti mabuk?
Tidak disarankan apabila obat tersebut dapat menimbulkan kantuk, pandangan kabur, atau gangguan koordinasi. Periksa peringatan pada kemasan dan jangan mengemudi sebelum mengetahui efek obat terhadap tubuh.
Apakah anak boleh minum obat mabuk perjalanan?
Boleh hanya jika obat sesuai dengan usia, dosis, dan kondisi anak. Jangan memberikan obat dewasa atau memperkirakan dosis sendiri. Anak di bawah dua tahun tidak boleh diberi dimenhydrinate tanpa petunjuk dokter.
Apakah melihat ponsel dapat menyebabkan mabuk perjalanan?
Melihat ponsel tidak selalu menjadi penyebab utama, tetapi dapat memicu atau memperburuk mabuk perjalanan. Mata fokus pada layar yang relatif diam, sementara telinga bagian dalam merasakan kendaraan sedang bergerak.
Lebih baik duduk di bagian mana saat naik kendaraan?
Pilih bagian yang gerakannya lebih kecil dan memungkinkan melihat arah perjalanan. Di kapal, pilih bagian tengah. Di pesawat, area dekat sayap biasanya lebih stabil. Saat naik kendaraan darat, duduk menghadap ke depan dan lihat jalan di depan.
Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?
Periksakan diri jika pusing, mual, atau gangguan keseimbangan tetap terjadi setelah perjalanan selesai, muncul tanpa pemicu pergerakan, sering berulang, disertai gangguan pendengaran, sakit kepala berat, pingsan, kelemahan tubuh, atau muntah terus-menerus.
Simpulan
Cara mencegah mabuk perjalanan tidak hanya bergantung pada obat. Pemilihan tempat duduk, melihat ke arah perjalanan, menghindari layar, menjaga posisi kepala, mendapatkan udara segar, cukup tidur, dan mengatur makanan dapat membantu mengurangi risiko.
Jika obat diperlukan, gunakan sebelum gejala berkembang sesuai petunjuk pada kemasan atau arahan tenaga kesehatan. Perhatikan efek kantuk dan jangan memberikan obat kepada anak secara sembarangan.
Dengan persiapan yang tepat, perjalanan menggunakan mobil, bus, kapal, kereta, maupun pesawat dapat terasa lebih nyaman dan tidak terganggu oleh mual atau muntah.
Mau badan tetap fit tanpa ribet keluar rumah? Blooming Health Care siap datang langsung ke tempat Anda untuk konsultasi dokter umum sampai suntik dan infus vitamin, semuanya ditangani tenaga medis berpengalaman dan diawali pemeriksaan kondisi tubuh gratis sebelum tindakan. Nggak perlu antre, nggak perlu buang waktu di perjalanan, cukup pesan, tim kami yang menghampiri. Konsultasikan kebutuhan kesehatan Anda sekarang lewat WhatsApp di 0813 9077 7205 atau kunjungi https://bloominghealthcare.id/, dan rasakan layanan kesehatan yang menyesuaikan diri dengan jadwal Anda.
Sumber
- Centers for Disease Control and Prevention. CDC Yellow Book 2026: Motion Sickness.
- National Health Service. Motion Sickness.
- MedlinePlus. Dimenhydrinate Drug Information.
